Langsung ke konten utama

DUNIA ADALAH LEDAKAN HURUF

Dunia adalah ledakan huruf
Huruf yang terbentuk menjadi kata
Kata yang tersusun dalam kalimat
Kalimat yang bermetamorfosa menjadi paragraf
Paragraf berbait-bait yang menjadi sajak berbirama
Menjadi ledakan pengetahuan
Menjadi dunianya sendiri dalam sunyi

Huruf timbul tenggelam di dalam pelupuk mata
Menyulut api pada kornea
Menghantarkan sinar keajaiban huruf-huruf
Membentuk impuls ke tiap simpul saraf
Mengaktifkan berjuta neuron
Dalam antusiasme ilmu
Dalam gelapnya kebodohan
Seperti sebuah ledakan dan sihir

Dunia adalah ledakan huruf yang timbul tenggelam di pelupuk mata
Huruf adalah stimulator ledakan pengetahuan
Pengetahuan adalah sihir yang menyingkapkan kebodohan
Kebodohan adalah tabir kemiskinan
Kemiskinan adalah takdir kebodohan
Kebodohan adalah rasa memiliki pengetahuan
Pengetahuan adalah kumpulan huruf
Dan kini huruf (masih) timbul tenggelam di pelupuk mataku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Pria | Wanita Aku

Aku punya mimpi suatu hari manusia tidak lagi terkotak-kotak.  Tersudut dalam dua buah pilihan. Pilihan antara laki-laki atau perempuan... Aku tertunduk diam saja ketika dia mulai meracau dengan kata-katanya yang tidak jelas. Benar tubuhku ada di sana, namun pikiranku memberontak untuk dikendalikan ia terbang bersama angin semilir yang membelai tubuhku sedari tadi. Kuliah “Baik, ayo yang cewek angkat tangan semua!  Pindah ke sebelah sini. Sisanya yang cowok-cowok pindah sebelah sana! Ayooo…buruaaaannnn!!!! “ “Lho kamu, kamu kok diam di tengah situ, ayo pindah!” “Pindah ke mana?” “Ke kanan atau kiri saya, dong. Pilihannya cuma dua, mau ke mana lagi???” “Tapi saya bingung, mau ke kanan atau ke kiri…” “Aduh!!! Ini anaknya siapa sih? Ayo mentornya ditangani  dong , pusing  deh !!!” “ Eh  kamu, liat mata saya, denger baik-baik apa yang saya katakan, jangan buat saya marah. Kalau kamu cowok cepat pindah sebelah kiri saya, kalau kamu cewe...

ANAK-ANAK MANUSIA DI BAWAH KOLONG LANGIT YANG SAMA

Anak-anak manusia di bawah kolong langit yang sama Dalam takdir berbeda-beda Bermain-main dalam dunia Dalam lautan warna-warna rasa Anak-anak manusia di bawah kolong langit yang sama Dalam lautan warna-warna rasa Berlomba-lomba menjadi juara Dalam kilau-kemilau dunia Anak-anak manusia di bawah kolong langit yang sama Dalam kilau-kemilau dunia Bergelut-gemelut dalam hampa Dalam bulan-bulanan rasa sakit yang sama Anak-anak manusia di bawah kolong langit yang sama Dalam takdir berbeda-beda Berlomba-lomba dengan waktu Mengejawantahkan kata bahagia Sekali ini aku melihat anak-anak manusia di bawah kolong langit yang sama dan mereka semua masih bermain, berlomba, dan bergelut dalam kebahagiaan (yang mungkin tak pernah ada).